Latar Belakang
Dalam rangka menuju ASEAN Environmentally Sustainable City Award Tahun 2024, di Tahun 2022 Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup meluncurkan program Kabupaten Malang Bersih (Clean City) dengan mentargetkan keberhasilan dalam pengelolaan lingkungan hidup (Clean land, Clean Air dan Clean Water)
Salah satu indikator keberhasilan dalam pengelolaan lingkungan hidup adalah terpenuhinya target Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Daerah (IKLHD) yang diwakili oleh Indeks Kualitas Udara (IKU), Indeks Kualitas Air (IKA), dan Indeks Kualitas Lahan (IKL)
Indeks Kualitas Lahan
Dari hasil Capaian IKLH Tahun 2022, walaupun sudah memenuhi target namun nilai Indeks Kualitas Lahan (IKL) masih di angka yang cukup rendah bahkan mengalami penurunan dari tahun 2022 (47,52 ke 46,88). Oleh karena itu, perlu adanya upaya yang lebih signifikan di tahun 2023 dalam meningkatkan IKL
TARGET IKL TAHUN 2023
Dari hasil Capaian IKLH Tahun 2022, walaupun sudah memenuhi target namun nilai Indeks Kualitas Lahan (IKL) masih di angka yang cukup rendah. Oleh karena itu, perlu adanya upaya yang lebih signifikan di tahun 2023 dalam meningkatkan IKL. TARGET IKL > 50.00 pada Tahun 2023
LAHAN AKSES TERBUKA (LAT)
Salah satu komponen yang dapat dimaksimalkan dalam memperbaiki indeks kualitas lahan adalah Lahan Akses Terbuka (LAT) atau yang sering disebut lahan bekas tambang illegal. LAT sangat berpotensi menjadi lahan kritis dikarenakan tidak adanya upaya preservasi Top Soil lahan dan reklamasi lahan bekas tambang
TANTANGAN DALAM PEMANFAATAN LAT
- Belum ada pemetaan secara komprehensif terkait persebaran LAT
- Tingkat keberhasilan reboisasi pada LAT cukup rendah
- Fokus hanya pada penanaman tetapi tidak ada rencana yang matang dalam pengelolaan pasca penanaman
- Keterbatasan anggaran pemerintah untuk memaksimalkan program reboisasi, khususnya untuk memenuhi kriteria LAT
INOVASI DLH : SIMPLE BANG
SISTEM INFORMASI PEMULIHAN LAHAN BEKAS TAMBANG
- Untuk memudahkan update data lokasi Bekas Tambang, DLH membuat Peta Digital lokasi bekas tambang (plot reboisasi)
- Tingkat keberhasilan reboisasi pada LAT cukup rendah
- Untuk memudahkan pengelolaan program DLH membuat aplikasi Online berbasis web, yang sekaligus juga dapat memberikan informasi kepada masyarakat luas terkait progress dan akuntabilitas program
- Untuk memaksimalkan pendanaan program, DLH akan berkolaborasi dengan pelaku usaha melalui Corporate Social Responsibility (CSR)
Kolaborasi DLH dengan PEMUDA TANI KAB. MALANG
DLH akan bekerjasama dengan PEMUDA TANI KABUPATEN MALANG dalam hal penyediaan bibit sesuai kebutuhan reboisasi, penyediaan kebun bibit (penyimpanan), proses penanaman dan pemeliharaan bibit pasca penanaman
ALUR PENANAMAN
PENGEMBANGAN JANGKA PANJANG
Ke depannya program SIMPLE BANG tidak hanya berfokus pada pemulihan LAT saja, tetapi akan juga pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang mengalami kerusakan akibat proses penambangan illegal